MENGALIR BAGAIKAN AIR

Kalimat itu sering sekali kita dengar atau bahkan kita sendiri yang mengucapkan itu saat ditanya tentang apa rencana hidup kita kedepan. Maknanya nampak dalam, bijak, penuh makna, terasa filosofis dan puitis. Namun, kalimat tersebut terkadang tidak difahami oleh mereka atau kita yang mengucapkan. Dari sebagian yang faham, tidak sedikit yang memaknainya dari sudut yang negatif.

Dengan prinsip "menjalani hidup mengalir bagaikan air" mebuat banyak orang memberikan kesan bahwa hidup ini hanya menjalani suratan takdir. Kelompok ini seolah menihilkan adanya peran besar perencanaan yang matang dan optimalisasi potensi serta maksimalisasi ikhtiar menjemput takdir.

Allah yang serba Maha saja selalu memiliki perencaan yang sangat detail. Bagaimana ketika Allah berencana menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi kemudian mengumumkannya kepada Malaikat dan Syaithon, Sehelai daun yang jatuh di tengah hutan lebat adalah bagian dari perencanaan-Nya. Bahkan di dalam Al-Quran berulangkali Allah menjelaskan bahwa Ia memiliki sebuah buku induk yang berisi perencanaan lengkap dari awal hingga akhir dari semua sisi kehidupan ini yaitu Lauhul Mahfudz. Lantas, mengapa manusia yang lemah dari semua sisi mengabaikan sebuah perencanaan??

Dengan perencanaan akan membantu kita menjadikan umur yang diberikan Allah lebih efektif dan produktif. Tanpa perencaan yang jelas, banyak waktu terbuang sia-sia. Usia yang singkat terasa tak menghasilkan apa-apa. Tak membawa manfaat untuk dirinya apalagi untuk orang lain.

Tradisi membuat target harus dimulai. Prestasi hidup untuk rentang waktu ke depan harus jelas tergambar.

David J Schwartz pernah mengatakan, "Think little goals and ecpect little achievements. Think big goals and win big success."

Maksudnya adalah, jika kita hanya memikirkan kepada capaian yang kecil maka yang kita dapatkan adalah capaian yang kecil tersebut, tapi jika kita memikirkan capaian yang besar maka yang kita dapatkan adalah sesuatu yang besar.

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar